Jagung Talenta di Pengajian Fajar Madani
Suasana fajar di kawasan Setren Opak, Piyungan, mendadak riuh oleh gelak tawa dan obrolan hangat warga Bangkel yang baru saja turun dari kereta kelinci. Dengan penuh semangat, rombongan jamaah ini sengaja memilih moda transportasi unik tersebut untuk menghadiri Pengajian Fajar Madani. Sepanjang perjalanan menyusuri jalanan desa yang masih berkabut, lambaian tangan dan candaan di atas kereta kelinci menjadi pengantar yang sempurna sebelum mereka mereguk keteduhan rohani dalam majelis ilmu.
Tak sekadar datang untuk mengaji, warga Bangkel juga membawa misi pemberdayaan ekonomi pangan lokal di sela-sela acara. Di salah satu sudut area Setren Opak, mereka dengan cekatan menggelar lapak dagangan yang memamerkan produk unggulan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mbok Nandur Bangkel. Produk yang menjadi primadona pagi itu adalah jagung manis varietas Talenta, sebuah komoditas hasil keringat dan perawatan mandiri dari lahan pertanian para ibu tangguh KWT tersebut.
Lapak KWT Mbok Nandur langsung diserbu oleh para jamaah pengajian yang penasaran dengan kesegaran hasil bumi tersebut. Jagung manis Talenta yang terkenal dengan bulirnya yang padat, kuning cerah, dan cita rasa manis alami yang kuat, menjadi daya tarik tersendical di tengah sejuknya udara pagi Piyungan. Kehadiran lapak ini menjadi bukti nyata bagaimana kegiatan keagamaan, pariwisata beralaskan alam seperti Setren Opak, dan semangat agribisnis lokal dapat berjalan beriringan demi menggerakkan roda ekonomi warga.



