Kabar Srimulyo

[Kabar Srimulyo] [bleft]

Kegiatan Warga

[Kelompok Tani][twocolumns]

Agenda

[Agenda][bsummary]

Astrea Kota Gudeg Rayakan Anniversary Pertama di Piyungan


Suasana Gunung Wangi, Piyungan, Bantul, menjadi ruang bertemunya para pecinta motor klasik Honda Astrea pada Minggu, 4 Oktober 2026. Di tengah lanskap alam yang asri, komunitas Astrea Kota Gudeg merayakan satu tahun perjalanan mereka.

Perayaan tersebut tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia komunitas. Bagi Astrea Kota Gudeg, pertemuan para pemilik motor lawas juga menjadi kesempatan untuk menjaga silaturahmi sekaligus memberi tambahan aktivitas ekonomi bagi UMKM warga sekitar.

Setahun Merawat Kebersamaan

Ketua Astrea Kota Gudeg, Bayu Winarto (37), mengatakan komunitas tersebut berawal dari kegiatan sederhana berupa kumpul-kumpul dan berbagi cerita antarpemilik serta pecinta Honda Astrea sejak Oktober 2025.

“Ini acara Anniversary Astrea Kota Gudeg yang pertama. Kita sudah kumpul-kumpul, sharing bareng, nongkrong, ngobrol-ngobrol sejak satu tahun yang lalu, hingga akhirnya kita bikin acara anniversary untuk yang pertama ini,” ujar Bayu di lokasi acara.

Pilihan Gunung Wangi sebagai lokasi anniversary juga memberi suasana berbeda. Kawasan wisata alam di Piyungan tersebut menjadi tempat komunitas merayakan perjalanan mereka sekaligus bertemu dengan sesama pecinta Astrea.

Bagi komunitas otomotif, pertemuan semacam ini bukan hanya tentang kendaraan. Ada ruang untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, hingga menjaga hubungan antaranggotanya.

Astrea dan Ekonomi Warga Piyungan

Pemilihan Gunung Wangi Piyungan juga berkaitan dengan perhatian komunitas terhadap aktivitas ekonomi warga di sekitar lokasi.

Bayu mengatakan komunitas ingin membantu membangkitkan kembali perekonomian dan UMKM warga sekitar. Harapannya, kehadiran kegiatan komunitas dapat memberi tambahan pendapatan, meskipun dalam nilai yang sederhana.

“Kita mengusahakan biar warga sekitar dapat tambahan, meskipun cuma seribu dua ribu yang penting UMKM berjalan,” tambah Bayu, pria asal Yogyakarta.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa kegiatan komunitas dapat memiliki dampak yang lebih luas ketika ruang pertemuan dipilih dengan mempertimbangkan keberadaan warga dan pelaku usaha lokal.

Dari Motor Klasik ke Persaudaraan

Honda Astrea memiliki tempat tersendiri bagi para anggotanya. Mulai Astrea 700, 800, Star, Prima, Grand, hingga Supra, berbagai varian tersebut menjadi bagian dari perjalanan komunitas yang melihat Astrea sebagai “motor sejuta umat”.

Astrea Kota Gudeg menjadi wadah untuk bertukar informasi mengenai kendaraan, mencari solusi atas persoalan perawatan maupun kerusakan, serta mempererat persaudaraan.

Nilai kebersamaan itu dirangkum dalam slogan komunitas, “Selalu Ada Untuk Bersaudara”.

Di tengah perkembangan kendaraan dan komunitas otomotif yang semakin beragam, keberadaan komunitas motor klasik juga menjadi ruang untuk merawat kenangan sekaligus mempertemukan orang-orang dengan ketertarikan yang sama.

Menjaga Jalan, Menjaga Persaudaraan

Perayaan satu tahun Astrea Kota Gudeg akhirnya kembali pada pesan yang sederhana: kebersamaan harus berjalan bersama tanggung jawab.

Bayu berpesan kepada para anggota dan pecinta Astrea yang hadir agar tetap solid, kompak, serta menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan saat berkendara di jalan raya.

“Pesan untuk teman-teman pecinta motor Astrea, tetap solid, tetap kompak, jaga ketertiban dan keamanan. Selamat di jalan sampai rumah, salam buat keluarga masing-masing,” pungkasnya.

Bagi Yogyakarta, komunitas seperti Astrea Kota Gudeg memperlihatkan bahwa hobi dapat menjadi ruang bertemunya persaudaraan, aktivitas ekonomi warga, dan kepedulian terhadap keselamatan. Motor boleh menjadi titik awal, tetapi hubungan antarmanusia yang membuat sebuah komunitas terus memiliki alasan untuk bertahan. (Erwin TopMer)

Sumber : Voice Jogja