Hari Buku Nasional merupakan momentum penting untuk meneguhkan komitmen bangsa dalam membangun budaya literasi. Di Padukuhan Bangkel, semangat ini diwujudkan melalui Wanaboba Wadah Sinau Bocah Bangkel, sebuah inisiatif pendidikan berbasis komunitas yang mengintegrasikan literasi, sains, dan lingkungan.
Keberadaan Teras Baca Wanaboba menjadi simbol nyata bahwa membaca adalah aktivitas yang menyenangkan. Anak-anak duduk di ruang terbuka, ditemani suara alam, sambil membuka buku yang memperluas wawasan mereka. Pendekatan ini menekankan bahwa literasi tidak harus terbatas pada ruang kelas, melainkan dapat tumbuh di tengah masyarakat.
Selain membaca, anak-anak juga diajak bereksperimen di Laboratorium Alam. Dengan peralatan sederhana seperti kaca pembesar dan tabung reaksi, mereka belajar memahami fenomena alam secara langsung. Metode ini menumbuhkan rasa ingin tahu, keterampilan berpikir kritis, serta kesadaran ekologis sejak dini.
Lingkungan hijau, sungai yang jernih, serta bunga yang bermekaran menciptakan suasana belajar yang harmonis. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku, tetapi juga belajar menghargai alam sebagai sumber ilmu dan inspirasi.
Kutipan dalam perayaan ini menyampaikan pesan mendalam:
"Buku membuka dunia, Alam mengajarkan makna, Anak-anak tumbuh bahagia, Membaca, belajar, dan berkarya."
Pesan tersebut menegaskan bahwa literasi adalah jalan menuju kebahagiaan, kebermaknaan, dan kreativitas.


